Klasifikasi Anak Tunagrahita

by on April 28, 2011

Pendapat tentang anak tunagrahita selalu dikaitkan bahwa anak tunagrahita adalah idiot. Seolah-olah tak ada istilah lain untuk menyebut anak tunagrahita yang terdiri atas beberapa kelompok. Pengelompokan pada umumnya didasarkan pada taraf intelegensinya. Terdiri atas keterbelakangan ringan, keterbelakanga sedang, dan keterbelakangan berat.

Tunagrahita ringan.

  • Tunagrahita ringan disebut juga maron atau debil.
  • Memiliki IQ antara 68-52 atau 69-55.
  • Mampu belajar membaca, menulis, dan berhitung sederhana.
  • Mampu dididik menjadi tenaga kerja semi-skilled seperti pekerja laundry pertanian, peternakan, pekerjaan rumah tangga, dan pekerja pabrik dengan sedikit pengawasan.
  • Pada umumnya tidak mengalami gangguan fisik (tampak seperti anak normal).

Tunagrahita sedang.

  • Tunagrahita sedang disebut juga imbesil.
  • Memiliki IQ antara 51-36 atau 54-40.
  • Mampu mengurus diri sendiri, melindungi diri sendiri dari bahaya. Seperti menghindari kebakaran, berjalan di jalan raya, berlindung dari hujan, dll.
  • Sangat sulit bahkan tidak dapat belajar secara akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung sederhana. Namun, bisa diatasi dengan latihan setiap hari.
  • mampu menulis secara sosial, misalnya menuliskan nama sendiri dan alamat rumah.
  • Membutuhksn pengawasan yang terus menerus.
  • Dapat bekerja di tempat kerja terlindung.

Tunagrahita berat.

  • Tunagrahita berat sering disebut idiot.
  • Memiliki IQ antara 33-22 atau 39-25.
  • Memerlukan perawatan secara total dalam kehidupan sehari-hari. Memerlukan perlindungan dari bahaya sepanjang hidupnya.
  • Nah, kalau sudah pernah baca klasifikasi tentang tunagarahita, ubah ya paradigma kita tentang tunagrahita itu selalu idiot.


Tentang Lara Asih Mulya
Lara Asih Mulya On facebookLara Asih Mulya,S.Pd. Adalah seorang pengajar Bahasa Indonesia. Selain menulis tentang Tunagrahita, beliau juga menulis artikel dengan topik pendidikan di blog pribadinya: LaraAsih.com. Anda bisa menghubungi beliau via Facebook, atau YM: la262_86.

toko online Anda butuh jualan online? Hanya butuh 5 menut untuk buka Toko Online di Troli.in.
Buat toko anda sekarang.

{ 20 comments… read them below or add one }

Dit June 7, 2011 at 7:20 am

Thank bu Guru atas infonya,,,,,,,,,,,,,LAms knal aj.

Reply

lala June 9, 2011 at 11:18 am

@Dit
sama-sama

Reply

adeha August 1, 2011 at 6:15 am

ass,
bisakah anak tuna grahita sedang normal kembali

Reply

lala September 6, 2011 at 3:45 pm

@Adeha
Waalaikumsalam bertambah keterampilan bisa,

Reply

Tiwi September 9, 2011 at 7:07 am

Selamat siang bu Lala,
Mohon info bu. Untuk Nara ( 2 th 4 bulan ), bagaimana mengetahui kategori keterbelakangannya ? Tes apa saja, umur berapa, dimana, kira-kira berapa biayanya ? Wah maaf bu, borongan ini nanya nya. Sehat & sukses buat ibu..

Reply

lala September 9, 2011 at 9:36 am

@Bunda Tiwi
Maaf baru balas,..tadi masih ngajar. Bunda,…sebatas yang saya tahu, ketunagrahitaan itu baru bisa terdeteksi ketika usia sekolah. Bunda bisa cerita ndak keseharian Nara bagaimana? Sementara ini, latih Nara dengan permainan sederhana di rumah. Komunikasi yang paling utama Bunda.

Reply

lala September 9, 2011 at 9:48 am

@Bunda Tiwi
untuk pelaksanaan tesnya bunda bisa minta bantuan ke psikiater atau ke pengajar yang ada di SLB :)

Reply

kensi November 25, 2011 at 5:41 am

ass, ibuk bisa gak yaa kalau penelitian jiwa tentang anak2 tuna grahita ya buu. saya bingung mau ngambil judul propsal keperawatan jiwa saya apa.. kira2 apa ya bu yg bagus soal tuna grahita ini :3..wassalam

Reply

lala December 7, 2011 at 4:57 am

@Kensi
waalaikumsalam,….saran aja,tentuin dulu rumusan masalah yang paling spesifik. Kira-kira apa yang akan diangkat, untuk judul bisa mengikuti. Kalau yang banyak diteliti ya tunagrahita ringan dan sedang,…

Reply

rubi December 16, 2011 at 4:29 pm

ass..
bu klo seandainy saya mau membuat penelitian pengembangan tentang model permainan untuk anak-anak tuna grahita, mnurt ibu games atau permainan yg spt ap utk mndukung gerak dan fisikny??thkss

Reply

lala December 19, 2011 at 2:11 am

@Rubi
Maaf,..klo boleh tahu jenjang apa yang akan dijadikan subjek? contoh permainan gerak fisik ada beberapa. Seperti bola gelinding, puzzle,dll. semua permainan harus sesuai dengan jenjangny. jangan sampai jenjang SMPLB kita gunakan permainan untuk SDLB. Atau TG berat kita berikan untuk yang TG ringan.

Reply

wafa February 13, 2012 at 8:10 am

ok… Bu.
memang terkadang kebanyakan orang sering menganggap orang lain yang mengalami tunagrahita sering disamakan dengan orang idiot.
Namun stlh, baca sedikit tulisan di atas…. saya mendapat ilmu yang berarti…. Terima kasih, Bu…

Reply

lala February 13, 2012 at 12:05 pm

@Wafa
Alhamdulillah,…sama2,…:)

Reply

Milah February 16, 2012 at 1:13 pm

Salam, saya seorang guru bahasa Indonesia, kebetulan di tempat saya mengajar ada salah satu siswa yang sepertinya memiliki ciri-ciri Tunagrahita Ringan. Dia bisa menulis, dan menghafal huruf-huruf, tapi dia tidak bisa menggabungkan dua huruf dan menghafalnya. Saya minta cara pembelajaran dan materi yang sesuai untuk diajarkan pada siswa tersebut.

Saya juga minta solusinya, sekarang dia sekolah di sekolah umum tidak di SLB, apakah hal itu berpengaruh pada perkemabngan mental siswa ke depannya, apakah baik atau tidak?

Terima kasih sebelumnya. ^^

Reply

lala February 16, 2012 at 2:38 pm

@Milah
Sebaiknya,…si anak melakukan tes khusus untuk mengetahui apakah dia benar tergolong TG atau hanya berkesulitan belajar. coba konsultasi dengan wali kelas, guru BP, dan orang tua si anak. sebaik-baiknya pendidikan adalah yang sesuai. jika dipaksakan berada di sekolah umum, dan ternyata si anak tergolong TG akan berdampak pada proses belajarnya kelak.

untuk sementara,…ketika mengajar gunakan lebih banyak permainan yang sesuai dengan materi ajar. misalnya kata berantai, kartu kata, puzzle kata, dll. tetap semangat ya bu,…:)

Reply

isna February 29, 2012 at 7:35 am

assalamu’alaikum,,,
bu saya tadi sempat fieldtrip di sebuah SDLB di jogja,,,
yang kami kaji sepertinya adalah tunagrahita ringan cz kata gurunya dia adalah pindahan dari SD biasa tapi tidak naik kelas karena tdk bisa mnangkap pelajaran n saat ini sedang duduk di kelas IV sd,,, apakah betul kalau anak tunagrahita ringan hanya gangguan masalah pelajaran saja???

Reply

lala March 2, 2012 at 1:40 pm

@Isna
waalaikumsalam
apakah si anak sudah benar-benar menjalankan tes?
kalau ternyata penyebab tidak naik kelasnya karena kesulitan belajar tentunya penanganannya berbeda.

tunagrahita ringan tidak hanya memiliki gangguan akademik. Ada juga gangguan sosial dan motorik.

Reply

Febri Y March 27, 2012 at 12:48 pm

Makasih bu Guru cantik. . :)
Saya juga calon guru bu. . :)

Reply

Linda August 15, 2012 at 1:58 pm

assalamualaikum.. sy mhsiswi yg sbentar lg(semester dpn) mw skripsi.. sy msh bngung dg skripsi yg saya rencanakan.. referensi saya msih sedikit skali.. tolong info nya tentg rfrensi2.. sy mmpunyai jdul skipsi “perilaku oral hygiene orang tua terhadap kebersihan gigi dan mulut anak tunagrahita”. terimakasih sblumnya..

Reply

lala November 20, 2012 at 12:52 pm

@Linda
Waalaikumsalam,…maaf baru bales komen. selain judul tersebut ada judul lainnya ndak?
kalau boleh tahu rumusan masalahnya apa ya?

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: